Bogor — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Ar-Rahman menyelenggarakan Sidang Tugas Akhir Tahun Akademik 2026 M/1448 H pada Senin–Rabu, 20–22 Juli 2026, bertepatan dengan 5–7 Safar 1448 H. Kegiatan berlangsung di Kampus STIQ Ar-Rahman, Jonggol, Kabupaten Bogor.

Sidang tugas akhir tahun ini diikuti oleh 53 mahasiswa dari dua program studi. Sebanyak 28 mahasiswa berasal dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), sedangkan 25 mahasiswa berasal dari Program Studi Ilmu Hadis (IH).

Mengusung tema “Meneguhkan Integritas Ilmiah, Melahirkan Ulama, Intelektual, dan Pemimpin,” kegiatan ini menjadi salah satu tahapan akademik penting yang harus ditempuh mahasiswa sebelum dinyatakan menyelesaikan pendidikan pada jenjang sarjana.

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa mengikuti munaqasyah skripsi dan artikel jurnal di hadapan dewan penguji. Setiap peserta mempresentasikan hasil penelitiannya serta mempertanggungjawabkan aspek metodologi, landasan teori, ketepatan analisis, dan kontribusi ilmiah dari penelitian yang telah disusun.

Sidang tugas akhir tidak hanya diarahkan untuk menguji kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga membangun sikap jujur, kritis, bertanggung jawab, dan terbuka terhadap berbagai masukan ilmiah. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan lulusan STIQ Ar-Rahman yang memiliki kedalaman ilmu, kematangan karakter, dan komitmen pengabdian kepada umat.

Melalui penyelenggaraan sidang ini, STIQ Ar-Rahman berharap para mahasiswa mampu mengembangkan keilmuan Al-Qur’an dan Hadis secara akademis, kontekstual, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan Sidang Tugas Akhir 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen STIQ Ar-Rahman sebagai Kampus Tadabbur Qur’an dalam melahirkan generasi ulama, intelektual, dan pemimpin yang berintegritas serta siap berkontribusi dalam pembangunan umat dan peradaban.